Musik menjadi salah satu hal yang berperan krusial dalam hidup manusia. Di era yang serba digital dan dipermudah dengan adanya internet, mendapatkan musik yang diinginkan bukanlah sesuatu yang sulit. Platform Music Streaming seperti Spotify, Apple Music, YouTube dan platform lainnya, sudah di dalam satu genggaman.
Banyak orang yang tidak menyadari betapa kuatnya dampak yang bisa diberikan oleh musik. Bukti ilmiah menunjukkan bahwa musik dapat memberikan efek yang mendalam pada individu - mulai dari membantu meningkatkan pemulihan fungsi motorik dan kognitif pada pasien stroke, mengurangi gejala depresi pada pasien yang menderita demensia, bahkan membantu pasien yang menjalani operasi agar tidak terlalu merasakan sakit dan sembuh lebih cepat. Dan, tentu saja, bisa menjadi terapi.
Dalam melakukan sebuah kegiatan, jika ditemani oleh musik, tidak akan terasa. Musik seperti memberikan sugesti bahwa waktu terasa cepat berlalu. Kegiatan seperti belajar, membersihkan rumah, tidur akan terasa jauh lebih nyaman jika diiringi dengan musik. Musik yang didengarkan pun bersifat variatif. Ada yang mendengarkan musik pop, elektro, daerah atau bahkan orkestra.
Musik tidak lagi hanya sebuah karya, tapi segalanya. Musik bisa dijadikan sebuah identitas, karakteristik bahkan obat. Musik bisa menyembuhkan rasa emosional yang sedang dirasakan oleh seseorang.
Rasa emosional apa pun bisa diwakilkan oleh musik. Memilih lagu yang serasi dengan perasaan, lirik yang mendukung dengan situasi, seolah-oleh musik mengerti apa yang sedang dirasakan oleh seseorang. Seiring berjalannya waktu, musik bisa meredakan rasa emosional tersebut. Musik seperti layaknya obat yang bisa menyembuhkan seseorang.
Oleh karena itu, musik seperti tidak akan pernah mati. Musik selalu didengarkan, musik selalu diingat, musik selalu diprioritaskan dibandingkan banyak hal-hal lainnya.



Comments
Post a Comment