Tujuan orang-orang bermain game adalah untuk mencari kesenangan serta kebahagiaan. Bayangkan, setelah seharian bekerja, merasa lelah, lalu bermain game dengan harapan dapat terhibur namun malah sebaliknya. Justru game itu sendiri yang men-trigger diri untuk marah-marah, kesal dengan orang lain hanya karena game.
Jika itu sudah terjadi, itu artinya, kalian telah memasuki fase pemain game yang toxic. Toxic adalah sebuah kata dalam Bahasa Inggris yang memiliki konotasi negatif. Toxic dalam Bahasa Inggris artinya adalah racun. Jadi, jika digabungkan menjadi Toxic Gamer, memiliki arti pemain game yang memiliki attitude sangat buruk, menghina orang lain, berkata kasar, merendahkan teman satu tim sendiri. Itu lah ciri-ciri yang dianggap sebagai Toxic Gamer.
Karena orang-orang toxic inilah yang menyebabkan bermain game tidak lagi menyenangkan dan seru. Bermain game dengan orang-orang seperti ini, meninggalkan pengalaman yang buruk serta munculnya rasa malas dan turunnya minat orang lain terhadap game. Sehingga, penurunan angka dalam player game tersebut mengalami penurunan secara signifikan maupun tidak.
Oleh sebab itu, banyak orang yang lebih memilih game offlline atau yang bisa disebut dengan game yang tidak memerlukan koneksi internet. Di internet, sekarang sedang maraknya bermain game-game yang berbasis nostalgia seperti Grand Theft Auto ataupun game jadul lainnya. Game-game seperti inilah yang lebih dipilih untuk dimainkan karena tidak akan bertemunya dengan orang lain. Selain itu, game seperti Grand Theft Auto bisa dimainkan sendiri, sehingga dapat menumbuhkan rasa ketenangan serta kenyamanan saat bermain game.



Comments
Post a Comment