Obrolan Laki-Laki Yang Berjam-jam





    Sering sekali di beberapa kesempatan, melihat komentar orang-orang terutama perempuan di berbagai sosial media. Menanyakan apa yang biasanya dibahas oleh para laki-laki ketika mengobrol hingga bisa berjam-jam bahkan hingga larut malam. Perkumpulan lelaki ini biasanya diramaikan antara 5-8 orang. Angka yang sangat tidak tentu. Tergantung kesibukan mereka masing-masing. Bahkan, banyak kasusnya para lelaki yang dimarahi oleh pasangan karena terlalu lama berkumpul dengan teman teman mereka. Cukup membuat mereka bingung, para lelaki ini membahas apa sih? Semua jawaban yang dibutuhkan ada di artikel ini. Mari kita bahas.

    Lelaki biasanya dalam berkumpul, dibagi menjadi beberapa bagian waktu. Dan tentu ini aturan tidak tertulis, mengalir begitu saja ketika saat berkumpul bersama. Jika mulai kumpul jam 8 malam, itu menjadi waktu bagian pertama. Di jam 8 hingga jam 9 atau 10, diisi oleh bermain game bersama. Gamenya tentu saja game yang praktis dan mudah untuk diakses, tapi tidak mudah untuk menahan emosinya. Game yang sangat memacu adrenalin dan rasa emosional. Beberapa game besar yang biasanya dimainkan adalah, Mobile Legends, Apex Legends atau PUBG Mobile. Kata kasar dan berupa binatang yang memiliki konteks negatif akan disebut tanpa adanya batas dan aturan. Semua disebutkan sebagai cara untuk melepas rasa kesal terhadap game yang dimainkan. Menyalahkan teman sendiri di tempat perkumpulan merupakan sebuah hal yang wajib. Terutama orang-orang yang cupu bermain gamenya, pasti disalahkan atau dibercandakan. Maka, tidak jarang banyak orang yang berkelahi hanya karena main game di tongkrongan.

    Lalu, waktu bagian pertama telah usai. Sekarang waktu bagian kedua. Di jam 10 sampai jam 11. Di waktu bagian kedua, dibuka dengan obrolan yang santai. Obrolan yang mengandung topik yang santai ini, biasanya perihal kesibukan masing-masing atau pekerjaan. Cerita apa yang terjadi di kantor, atau kejadian apa yang mereka temui di jalan. Obrolan yang tidak ada urutannya, obrolan yang topiknya mengalir begitu saja seiring berjalannya waktu.

    Lanjut ke waktu bagian ketiga. Nah, mulai di waktu bagian ketiga, obrolan semakin mengalir. Yang tadinya bahas tentang kejadian yang ditemui di kantor atau di jalan, sekarang berubah menjadi cerita lucu saat waktu masih sekolah. Mengingat kembali memorabilia jaman masih nakal-nakalnya. Cerita demi cerita yang diceritakan, kejadian demi kejadian yang ditertawakan hingga tidak melirik ke waktu sama sekali. Bermain tebak-tebakan receh pun juga terjadi. Buah buah apa yang nggak bisa dimakan dan nggak bisa dikupas? Pisang. Kok Pisang? Tendangan pisang. Kalau tebakan bagi mereka itu lucu, mereka akan tertawa terbahak-bahak. Tapi kalau bagi mereka tidak, biasanya orang yang memberi tebak-tebakan itu di getok punggungnya pakai tangan sambil bilang "Ah bisa aja lu"

    Karena obrolan yang begitu mengalir, kadang tanpa disadari sudah berganti pembahasan. Yang tadinya membahas kejadian lucu saat sekolah, bisa tiba tiba membahas tentang dunia dan seisinya. Mulai muncul pertanyaan yang sebenarnya tidak perlu ditanyakan. Tapi karena ini adalah perkumpulan, pertanyaan itu dilontarkan yang diharapkan untuk memberikan jawaban. 

    Obrolan yang tidak terkontrol itu, membuat para lelaki ini suka lupa waktu. Karena terlalu asyik mengobrol, tiba-tiba ketika mereka melihat jam, sudah menunjukkan pukul 4 pagi. Itulah penyebab banyak dari mereka yang dimarahi oleh pasangan mereka. Lupa untuk mengatur jam, kapan harus pulang. Setelah lupa, tentu saja minta maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. 

    Di antara selipan obrolan tentang masa SMA atau kejadian jaman sekolah, akan selalu ada obrolan tipis tentang gosip antara teman lainnya. Atau menghina orang lain. Dan banyak juga yang mengucapkan bahwa, laki-laki ketika menghina orang jauh lebih parah dan tajam dibanding perempuan. 

Jadi, bagaimana? Apakah sudah terjawab melalui artikel singkat tentang apa yang dibahas oleh para lelaki ketika berkumpul?

    
    
 

Comments